Arti Lanang dalam Bahasa Jawa

Bahasa Jawa

Lanang dalam bahasa Jawa artinya laki-laki atau pria. Kata ini merupakan kosakata ngoko yang sangat umum dipakai dalam percakapan sehari-hari masyarakat Jawa untuk menyebut jenis kelamin laki-laki, baik pada manusia maupun hewan jantan.

Apa Itu “Lanang”? Penjelasan Lengkap

Secara harfiah, lanang berarti laki-laki atau pria, lawan kata dari wadon yang berarti perempuan. Kata ini berasal dari bahasa Jawa Kuno dan termasuk ragam ngoko, yaitu tingkatan bahasa yang santai dan akrab, biasa dipakai dengan teman sebaya atau orang yang lebih muda.

Dalam tingkatan bahasa Jawa yang lebih halus, kata lanang memiliki padanan krama yaitu jaler, dan padanan krama inggil yaitu kakung yang dipakai untuk menghormati orang yang diajak bicara atau yang sedang dibicarakan. Selain merujuk pada jenis kelamin, lanang juga bisa digunakan sebagai kata sifat yang menggambarkan sifat kejantanan atau keberanian seseorang.

Kata ini sering digabung dengan kata lain, misalnya anak lanang yang berarti anak laki-laki, atau bocah lanang yang berarti anak lelaki. Penggunaannya sangat luas dalam percakapan keluarga maupun masyarakat Jawa pada umumnya.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh kalimat menggunakan kata “lanang”:

1. “Aku duwe anak lanang siji lan anak wadon loro.”
(Saya punya satu anak laki-laki dan dua anak perempuan.)

2. “Bocah lanang kuwi jenenge Budi.”
(Anak laki-laki itu namanya Budi.)

3. “Sing dodol es kae wong lanang apa wadon?”
(Yang jualan es itu laki-laki atau perempuan?)

Contoh-contoh tersebut memperlihatkan bagaimana kata lanang dipakai secara natural dalam percakapan sehari-hari untuk menyebut jenis kelamin laki-laki.

Kata Terkait dalam Bahasa Jawa

Beberapa kata yang berkaitan dengan lanang antara lain wadon (perempuan, ngoko), jaler (krama dari laki-laki), dan kakung (krama inggil dari laki-laki). Mengenal padanan kata ini penting untuk memilih tingkatan bahasa yang tepat sesuai lawan bicara.

Penutup

Demikian penjelasan arti kata lanang dalam bahasa Jawa beserta register dan contoh kalimatnya. Memahami kosakata seperti ini membantu kita berkomunikasi lebih baik dalam bahasa Jawa.