Apa Itu STNK? Pengertian, Fungsi, dan Istilah Penting di Dalamnya

Muhammad Syahid

apa itu STNK I Info Jateng Pos
Ilustrasi STNK. Foto: Astra.co.id

Banyak pemilik kendaraan bermotor yang masih belum memahami secara detail apa itu STNK dan mengapa dokumen ini sangat penting. Padahal, keberadaan STNK bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk legalitas dan bukti bahwa kendaraan yang digunakan telah terdaftar secara sah.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai pengertian STNK, fungsinya, hingga istilah-istilah penting yang tercantum di dalamnya agar kamu lebih memahami peran vital dokumen ini dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian STNK dan Kepanjangannya

STNK adalah singkatan dari surat tanda nomor kendaraan, sebuah dokumen resmi yang diterbitkan oleh samsat (sistem administrasi manunggal satu atap), yang merupakan kolaborasi antara polri, dinas pendapatan daerah, dan jasa raharja. Dokumen ini menjadi bukti sah bahwa kendaraan bermotor telah terdaftar secara legal di Indonesia.

Di dalam STNK tercantum berbagai informasi penting seperti data kendaraan bermotor, identitas pemilik, masa berlaku pajak kendaraan, dan detail lainnya. STNK juga menjadi syarat utama ketika kamu ingin melakukan perpanjangan pajak kendaraan ataupun menjual kendaraan kepada orang lain.

Dokumen ini berbeda dari bpkb (buku pemilik kendaraan bermotor), karena STNK berfungsi sebagai dokumen registrasi dan legalitas berkendara, sedangkan bpkb membuktikan kepemilikan atas kendaraan tersebut.

Fungsi STNK bagi Pemilik Kendaraan Bermotor

Sebagai salah satu dokumen kendaraan wajib, STNK memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:

  1. Legalitas berkendara. STNK menjadi bukti bahwa kendaraan kamu sah untuk digunakan di jalan raya.
  2. Bukti registrasi kendaraan. menandakan bahwa kendaraan telah terdaftar secara hukum.
  3. Syarat administrasi. Dibutuhkan saat memperpanjang pajak kendaraan bermotor (pkb) atau menjual kendaraan.
  4. Pengawasan hukum. Membantu pihak berwenang dalam mengidentifikasi kendaraan apabila terjadi pelanggaran lalu lintas atau kejahatan.

Menjaga keaslian STNK dan memastikan masa berlakunya aktif adalah bentuk kepatuhan terhadap aturan lalu lintas di Indonesia.

Cara Mendapatkan STNK

Bagi kamu yang baru saja membeli kendaraan bermotor atau kehilangan STNK lama, penting untuk mengetahui proses penerbitan dokumen ini. Berikut panduan lengkap mengenai cara mendapatkan STNK baru, baik untuk kendaraan baru maupun pengganti karena hilang atau rusak.

Cara Mendapatkan STNK untuk Kendaraan Baru

  1. Lakukan cek fisik kendaraan di kantor samsat.
  2. Siapkan dokumen:
    • Fotokopi ktp, bpkb sementara, dan faktur pembelian kendaraan.
    • Surat tugas dari leasing (jika kredit).
  3. Isi formulir permohonan STNK di samsat.
  4. Bayar biaya administrasi (± rp100.000–200.000).
  5. Tunggu proses pencetakan STNK . waktu estimasi sekitar 10–14 hari kerja.
  6. Ambil STNK dan pastikan data tertera sesuai kendaraan.

Baca juga: Biaya Ganti Plat Mobil 5 Tahunan

Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak

  1. Buat laporan kehilangan di kantor polisi (sktlk).
  2. Lakukan cek fisik kendaraan di samsat.
  3. Bawa:
    • Fotokopi dan asli bpkb, ktp, serta sktlk.
  4. Isi formulir permohonan pengganti STNK.
  5. Bayar biaya cetak STNK baru (sekitar rp100.000–200.000).
  6. STNK pengganti bisa langsung diterbitkan atau menunggu beberapa hari tergantung sistem samsat setempat.

Istilah dan Singkatan Penting dalam STNK

STNK memuat sejumlah istilah dan singkatan yang sering kali membingungkan pemilik kendaraan. Berikut beberapa istilah penting yang perlu dipahami:

  • pkb (pajak kendaraan bermotor): pajak yang dikenakan pada setiap kendaraan bermotor berdasarkan kapasitas mesin dan tahun produksi.
  • bbn kb (bea balik nama kendaraan bermotor): biaya yang dikenakan saat pemilik kendaraan berubah, biasanya saat membeli kendaraan bekas.
  • swdkllj (sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan): dana asuransi wajib yang dikelola oleh jasa raharja untuk santunan kecelakaan.
  • adm STNK dan adm tnkb: biaya administrasi untuk penerbitan STNK dan plat nomor.
  • nik (nomor induk kendaraan), no kohir, no skum: kode-kode administratif yang digunakan untuk pencatatan resmi kendaraan.

Memahami arti dari singkatan ini dapat membantu dalam proses pembayaran pajak, perpanjangan STNK, hingga pengecekan data kendaraan.

Cara Membedakan STNK Asli dan Palsu

Karena STNK adalah dokumen penting, tak jarang beredar versi palsu yang dapat merugikan pemilik kendaraan. Berikut beberapa cara membedakan STNK asli dan palsu:

  1. Cek hologram dan barcode. STNK asli memiliki hologram khusus dan barcode yang bisa diverifikasi.
  2. Periksa lubang tipis. Terdapat lubang mikro yang hanya terlihat dengan cahaya tertentu.
  3. Kualitas kertas dan cetakan. Kertas STNK asli lebih tebal, dengan cetakan tajam dan tidak mudah luntur.
  4. Verifikasi lewat aplikasi. Gunakan aplikasi resmi seperti samsat digital nasional (signal) untuk memeriksa keabsahan STNK.

Mengecek keaslian dokumen secara berkala penting dilakukan, terutama saat membeli kendaraan bekas.

Masa Berlaku dan Proses Perpanjangan STNK

STNK memiliki masa berlaku selama 5 tahun, dengan kewajiban melakukan perpanjangan tahunan setiap tahun untuk pembayaran pajak. Berikut proses dan ketentuannya:

  1. Perpanjangan tahunan. Dilakukan untuk membayar pkb dan swdkllj tanpa perlu cek fisik kendaraan.
  2. Perpanjangan 5 tahunan. Memerlukan cek fisik kendaraan di kantor samsat dan pencetakan ulang STNK serta plat nomor.
  3. Dokumen yang dibutuhkan:
    • STNK asli dan fotokopi
    • ktp pemilik sesuai nama di STNK
    • bpkb (asli/fotokopi)
  4. Lokasi perpanjangan:
    • Kantor samsat setempat
    • Gerai samsat di pusat perbelanjaan
    • Aplikasi online seperti signal atau e-samsat

Melakukan perpanjangan STNK tepat waktu menghindarkan kamu dari denda pajak, tilang, atau bahkan pemblokiran kendaraan.

Perbedaan STNK dan BPKB

Meskipun keduanya merupakan dokumen penting bagi pemilik kendaraan, STNK dan bpkb memiliki peran yang berbeda:

  • STNK (surat tanda nomor kendaraan): digunakan sebagai bukti bahwa kendaraan telah terdaftar secara resmi dan sah digunakan di jalan.
  • BPKB (buku pemilik kendaraan bermotor): berfungsi sebagai bukti kepemilikan kendaraan secara hukum.

Tabel Perbedaan Utama:

Aspek STNK BPKB
Fungsi Bukti registrasi dan legalitas berkendara Bukti kepemilikan kendaraan
Penerbit samsat / polri polri
Bentuk Lembar dokumen (kertas) Buku (dengan identitas pemilik)
Diperlukan saat Perpanjangan pajak, tilang, razia Jual beli kendaraan, gadai, mutasi

Keduanya wajib disimpan dengan aman karena sangat dibutuhkan dalam berbagai urusan administrasi kendaraan bermotor.

Kesimpulan

STNK (surat tanda nomor kendaraan) merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki oleh setiap pemilik kendaraan bermotor. Fungsi utamanya adalah sebagai bukti legalitas dan registrasi kendaraan di Indonesia. Di dalamnya terdapat informasi penting seperti identitas pemilik, data kendaraan, serta berbagai singkatan seperti pkb, swdkllj, dan bbn kb.

Memahami fungsi dan isi STNK membantu pemilik kendaraan untuk lebih sadar akan kewajiban administrasi seperti perpanjangan pajak tahunan dan lima tahunan. Dengan berkembangnya teknologi, proses verifikasi dan perpanjangan STNK kini juga bisa dilakukan secara digital melalui aplikasi seperti signal.

Jagalah dokumen ini dengan baik, pastikan keasliannya, dan jangan lupa memperpanjang tepat waktu agar tetap aman dan patuh hukum di jalan raya.

Artikel Terkait

Tags

Artikel Terbaru