Arti Kemayu dalam Bahasa Jawa

Rully Wahyuni

Kemayu dalam bahasa Jawa artinya genit, centil, atau sok cantik. Kata ini biasa dipakai untuk menggambarkan sikap seseorang yang berlagak manja atau berlebihan dalam menonjolkan kesan feminin, baik lewat gaya bicara maupun tingkah lakunya.

Apa Itu “Kemayu”? Penjelasan Lengkap

Secara harfiah, kemayu menggambarkan perilaku genit atau centil yang cenderung berlebihan, misalnya gaya bicara yang dibuat-buat lemah lembut, intonasi mendayu-dayu, atau gerak-gerik yang terkesan manja demi menarik perhatian. Kata ini termasuk ragam bahasa Jawa ngoko yang lazim dipakai dalam percakapan sehari-hari, terutama untuk menyindir atau mengomentari sikap seseorang secara santai.

Meski paling sering dilekatkan pada perempuan, kemayu sebenarnya juga bisa dipakai untuk menggambarkan sikap laki-laki yang gerak-geriknya terlihat berlebihan menonjolkan sisi feminin. Istilah ini berbeda dengan “kemaki” yang lebih merujuk pada sikap sombong atau belagu, sementara kemayu lebih condong ke arah genit dan centil dalam berpenampilan maupun bertutur kata.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh kalimat yang memakai kata “kemayu”:

1. “Ora usah kemayu ngono, ndadak diapel wong akeh.”
(Tidak usah genit begitu, sampai dilihat banyak orang.)

2. “Cah wedok kuwi kemayu banget yen ngomong.”
(Anak perempuan itu centil sekali kalau berbicara.)

3. “Aja kemayu, mundhak diguyu kancamu.”
(Jangan genit, nanti ditertawakan temanmu.)

Kata Terkait / Sinonim dalam Bahasa Jawa

Kata yang maknanya berdekatan dengan kemayu antara lain “centil” dan “genit” dalam bahasa Indonesia. Sementara itu, “kemaki” sering disandingkan sebagai istilah serupa, meski maknanya sedikit berbeda karena lebih menekankan sikap sok atau sombong.

Penutup

Itulah arti kemayu dalam bahasa Jawa lengkap dengan contoh kalimatnya. Istilah ini masih sering dipakai untuk menggambarkan sikap genit dalam percakapan Jawa sehari-hari.

Artikel Terkait

Tags

Artikel Terbaru