Review Software Akuntansi yang Sering Digunakan di Perusahaan

Muhammad Syahid

software akuntansi yang sering digunakan di perusahaan
Ilustrasi seorang sekretaris sedang menunjukkan hasil pekerjaannya. Foto: ChatGPT, DALL E

Ada beberapa software akuntansi yang sering digunakan di perusahaan karena kemampuannya dalam mengelola keuangan secara efisien. Misalnya, software seperti HashMicro, Accurate, dan Xero menawarkan fitur otomatisasi untuk pencatatan transaksi, pelaporan keuangan, hingga perencanaan pajak.

Dalam artikel ini, Info Jateng Pos akan menyajikan tujuh rekomendasi software akuntansi terbaik, mulai dari enterprise seperti HashMicro hingga pilihan gratis seperti Wave untuk membantu kamu memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Daftar Software Akuntansi yang Sering Digunakan di Perusahaan

Berikut rekomendasi software akuntansi yang bisa kamu pertimbangkan.

1. HashMicro – ERP Modular dengan AI Assistant

HashMicro adalah software akuntansi yang sering digunakan di perusahaan, khususnya skala menengah hingga besar. Berbasis cloud, software ini merupakan bagian dari sistem ERP yang dilengkapi modul akuntansi lengkap dan asisten AI bernama Hashy, menjadikannya solusi terintegrasi dan modern dalam pengelolaan keuangan bisnis.

Beberapa fitur unggulannya mencakup manajemen jurnal otomatis, pelacakan biaya, rekonsiliasi bank, hingga pelaporan keuangan secara real-time. HashMicro juga mendukung integrasi antar-departemen seperti procurement, inventory, dan HRD sehingga menjadikannya pilihan utama untuk efisiensi lintas fungsi.

Keunggulan lain dari HashMicro adalah sistemnya yang fleksibel dan dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan perusahaan, serta tidak ada batasan jumlah pengguna. Dengan sertifikasi keamanan ISO/IEC 27001 dan dukungan penuh dari tim lokal, HashMicro menjadi solusi ideal bagi perusahaan yang menginginkan otomasi keuangan yang canggih dan aman.

2. Accurate – Software Lokal yang Telah PSAK-Compliant

Accurate adalah software akuntansi buatan Indonesia yang sudah digunakan lebih dari 350.000 bisnis dari berbagai sektor. Tersedia dalam dua versi: Accurate Online (berbasis cloud) dan Accurate Desktop (lisensi seumur hidup).

Software ini menawarkan berbagai fitur seperti pencatatan transaksi otomatis, manajemen stok multi gudang, rekonsiliasi bank, e-Faktur, pelaporan keuangan berbasis PSAK, serta modul manufaktur dan approval transaksi. Accurate juga mendukung multi-currency dan integrasi dengan marketplace.

Untuk harganya, Accurate Online ditawarkan dengan skema langganan mulai dari Rp250.000/bulan. Sementara versi Desktop dibanderol mulai Rp8,8 juta untuk dua lisensi pengguna.

Kelebihan Accurate terletak pada kemudahan penggunaan, fitur yang lengkap, dan dukungan lokal. Cocok untuk UMKM, bisnis ritel, jasa, hingga manufaktur yang ingin sistem akuntansi terstandarisasi namun terjangkau.

3. Xero – Cloud Accounting untuk UKM Global

Xero adalah salah satu software akuntansi yang sering digunakan di perusahaan, terutama di kalangan usaha kecil dan menengah secara global. Berbasis cloud dengan antarmuka yang sederhana dan fitur lengkap, Xero memberikan solusi efisien untuk mengelola keuangan bisnis secara real-time.

Fitur utama Xero meliputi pembuatan invoice otomatis, integrasi bank untuk rekonsiliasi transaksi, pelaporan keuangan yang dapat dikustomisasi, serta dukungan multi-mata uang. Platform ini juga terhubung dengan lebih dari 800 aplikasi lain, seperti e-commerce, CRM, dan sistem POS.

Xero sangat cocok untuk bisnis yang membutuhkan fleksibilitas dan mobilitas tinggi karena dapat diakses dari perangkat apa pun. Dengan harga berlangganan mulai dari USD $2,90 per bulan untuk paket dasar, Xero menjadi pilihan terjangkau dengan skala global.

4. Jurnal by Mekari – Solusi Akuntansi untuk UMKM Modern

Jurnal by Mekari juga merupakan salah satu software akuntansi yang sering digunakan di perusahaan, khususnya di kalangan UKM dan startup di Indonesia. Dengan fitur seperti pencatatan transaksi otomatis, manajemen stok, dan dashboard real-time, Jurnal memudahkan kamu dalam memantau arus kas dan laporan keuangan secara komprehensif.

Jurnal menyediakan pencatatan penjualan, pembelian, dan pengeluaran secara otomatis. Ia juga mendukung inventory multi-gudang dengan sistem stok real-time dan pengingat. Pengguna dapat menikmati laporan keuangan lengkap seperti laba-rugi, neraca, dan arus kas, serta integrasi dengan POS dan marketplace lokal.

Keunggulan lainnya termasuk insight keuangan berbasis AI, sertifikasi keamanan ISO 27001, dan aplikasi mobile. Pengguna memuji kemudahan pemakaian serta integrasi real-time antar fitur. Harga langganan dimulai dari Rp499 ribu per bulan, dengan versi enterprise mencapai Rp1,899 ribu dan tersedia trial gratis selama 14 hari.

5. QuickBooks – Pilihan Global dengan Interface User-Friendly

QuickBooks adalah software akuntansi dari Intuit yang populer di kalangan bisnis jasa, freelancer, dan UKM. Platform ini dirancang dengan tampilan antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan bahkan oleh pengguna tanpa latar belakang akuntansi.

Fitur utama QuickBooks mencakup pembuatan invoice, pengelolaan pengeluaran, pelaporan pajak, hingga rekonsiliasi transaksi otomatis. Selain itu, QuickBooks mendukung integrasi dengan berbagai aplikasi bisnis lain serta memiliki aplikasi mobile untuk kemudahan akses.

QuickBooks tersedia dalam versi online dengan harga mulai dari USD $15 per bulan dan juga versi desktop untuk kebutuhan lebih kompleks. Software ini cocok bagi bisnis yang mencari solusi praktis, fleksibel, dan dapat diakses kapan saja.

Keyword: program akuntansi QuickBooks, software akuntansi luar negeri, aplikasi keuangan internasional.

6. Zoho Books – Akuntansi dan Automasi dalam Satu Platform

Pilihan lain software akuntansi yang sering digunakan di perusahaan adalah Zoho Books. Berbasis cloud dan menjadi bagian dari ekosistem Zoho, software ini menawarkan automasi menyeluruh dalam pengelolaan keuangan dan integrasi lintas departemen.

Zoho Books menyediakan fitur pencatatan transaksi, pengelolaan invoice, pelaporan keuangan, serta integrasi dengan pajak dan sistem pembayaran. Ia juga mendukung approval workflow, manajemen proyek, dan inventory sederhana. Berkat ekosistem Zoho lainnya seperti CRM dan HR, pengguna dapat mengelola operasional secara terpusat.

Dengan harga yang kompetitif mulai dari Rp370 ribu per bulan, Zoho Books menjadi pilihan ideal bagi bisnis berbasis teknologi yang membutuhkan skalabilitas dan konektivitas tinggi.

7. Wave – Solusi Gratis untuk Bisnis Skala Mikro

Wave adalah software akuntansi berbasis cloud yang sepenuhnya gratis dan ditujukan bagi pelaku usaha mikro, freelancer, dan individu yang membutuhkan sistem pembukuan dasar. Meskipun tanpa biaya, Wave menawarkan fitur penting seperti pembuatan invoice, pencatatan pengeluaran, dan laporan keuangan.

Wave juga menyediakan integrasi bank, pengingat pembayaran, serta dashboard sederhana untuk memantau keuangan. Dengan antarmuka ramah pengguna dan ketersediaan di berbagai perangkat, Wave menjadi solusi ideal bagi usaha kecil yang ingin menghindari biaya langganan bulanan.

Tips Memilih Software Akuntansi yang Tepat

Memilih software akuntansi yang tepat adalah langkah krusial untuk memastikan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Dengan banyaknya pilihan di pasaran, kamu perlu mempertimbangkan beberapa faktor utama sebelum menentukan pilihan terbaik.

1. Tentukan Skala dan Jenis Usaha

Setiap software memiliki target pengguna berbeda. Pilih aplikasi yang sesuai dengan ukuran dan sektor bisnis kamu, apakah UMKM, perusahaan jasa, retail, atau manufaktur.

2. Prioritaskan Fitur yang Dibutuhkan

Pastikan software memiliki fitur yang kamu butuhkan, seperti pelaporan pajak, integrasi bank, inventory, atau automasi approval.

3. Pertimbangkan Ketersediaan Dukungan Teknis

Software lokal seperti Accurate dan Jurnal by Mekari memiliki keunggulan pada layanan support berbahasa Indonesia dan training langsung.

4. Evaluasi Biaya vs Manfaat

Bandingkan antara lisensi tetap dan langganan bulanan. Hitung ROI dari efisiensi waktu dan peningkatan akurasi keuangan.

5. Periksa Keamanan dan Kepatuhan

Gunakan software yang memiliki sertifikasi keamanan dan kompatibel dengan regulasi akuntansi lokal seperti PSAK atau perpajakan.

Kesimpulan

Ada banyak software akuntansi yang sering digunakan di perusahaan Indonesia di mana masing-masing memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas operasional dan akurasi laporan keuangan. Dari HashMicro dengan solusi ERP lengkap, hingga Wave yang cocok untuk usaha mikro, masing-masing menawarkan fitur dan keunggulan tersendiri.

Dengan memahami kebutuhan bisnis kamu, mempertimbangkan fitur, harga, serta dukungan teknis, kamu bisa menentukan software akuntansi yang paling tepat untuk perusahaan.

Artikel Terkait

Tags

Artikel Terbaru